Follow Us

9 Ekor Paus Terdampar di Pantai Ujung Kareng Aceh, Ini Penyebabnya

livecasino338
Sembilan ekor ikan paus jenis sperma ditemukan terdampar di Pantai Ujung Kareng, Gampong Ujung Bate, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Senin (13/11). Paus-paus tersebut saat ini dalam kondisi lemah dan baru dua ekor yang sudah berhasil didorong ke tengah laut.

Kepala Bidang Kelautan dan Perairan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh, Nurmahdi menjelaskan, ada banyak kemungkinan penyebab terdamparnya ikan paus tersebut. Ikan tersebut, terdampar saat sedang berimigrasi dari Samudera Hinda ke Samudera pasifik, karena kondisi bumi sedang terjadi pergantian musim.

Dia menambahkan, saat sedang melintasi Selat Malaka, kemungkinan ada satu ekor di antaranya sakit. Kehidupan ikan paus selalu berkelompok dan bila ada satu yang berbelok, maka semua akan mengikutinya.

"Jadi kemungkinan ada yang sakit, hidup paus itu kalau ada satu berbelok lainnya juga ikut berbelok," kata Nurmahdi, Senin (13/11).

Menurutnya, ada banyak kemungkinan-kemungkinan lainnya mengapa ikan paus tersebut terdampar. Bisa jadi ikan paus tersebut sedang mengejar ikan-ikan kecil yang berada di dekat pantai hingga terdampar ke pinggir pantai.

Gangguan lain juga bisa terjadi seperti ikan paus tersebut sedang berada di perairan dangkal, sehingga ada gangguan suara dalam air. Akibatnya bisa merusak sistem navigasi ikan paus yang sedang berimigrasi tersebut, hingga tersesat ke bibir pantai.

Sementara itu, proses evakuasi kesembilan ikan paus tersebut masih terus berlangsung dan malam ini dihentikan sementara. Hingga sekarang baru dua ekor yang sudah berhasil ditarik ke tengah laut.

Dosen Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Muhardi mengatakan, proses evakuasi dilakukan menggunakan jaring dan terpal. Kemudian ekornya diikat dengan tali dan ditarik menggunakan kapal Napolean 045.
livecasino338
Muhardi mengaku, timnya sempat kualahan saat proses menarik paus tersebut akibat kondisi tubuhnya yang lemah tidak bisa bergerak.

"Sampai saat ini baru dua yang bisa kita tarik sementara lainnya masih dalam proses. Kita masih bisa merawat mereka bertahan sampai satu hari namun lebih dari itu kita tidak bisa menjamin," tuturnya.

Untuk perawatan, tim dokter hewan Unsyiah telah menyuntik obat penguat ke paus tersebut. Agar ikan paus tetap kuat dan mempermudah melakukan evakuasi.

No comments:

Post a Comment

Hi, my name is Megan. I like to wrote something about a news. Watch and Learn. Check this out!

My Instagram